Thursday, October 29, 2009
Cita
Tuesday, May 5, 2009
Material Flow Cost Accounting -- One Day Seminar
Trisakti akan mengadakan seminar Material Flow Cost Accounting, untuk detail silahkan lihat brosur di samping.
Friday, March 13, 2009
Kebahagiaan Hakiki
Kebahagiaan lahir batin adalah kebahagiaan hakiki yang dapat dimiliki oleh orang-orang yang memiliki maupun tidak memiliki 3 Ta. Kebahagiaan hakiki tidak memandang apakah dirimu mempunyai harta atau tidak, berwajah rupawan atau tidak, mempunyai kekuasaan atau tidak. Kebahagiaan hakiki adalah kebahagiaan yang dirasakan oleh hati. Hati yang bersih, tidak memandang apakah dirinya dalam kesusahan atau kesenangan selalu ikhlas dan percaya bahwa kesusahan atau kesenangan adalah pemberian Allah SWT dan hanya Allah yang mengerti apa yang terbaik buat kita. Walaupun menurut kita sesuatu hal itu buruk mungkin itulah yang terbaik buat kita saat ini dan yakinlah pasti akan ada sinar matahari setelah hujan, ada pagi hari setelah malam dan ada hrapan setelah keputusasaan.
Jalanilah hidupmu dengan usaha seakan dirimu akan hidup seribu tahun dan beribadahlah seakan hidupmu tinggal satu hari lagi.
Note: Tulisan di atas semoga bermanfaat untuk penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.
Tuesday, November 4, 2008
Salak obat ngidam
Monday, October 27, 2008
Infotainment
Media secara garis besar terbagi atas 3 macam yaitu televisi (audio dan visual), radio (audio) dan cetak (visual). Saat ini televisi menjadi media yang paling populer di masayarakat Indonesia karena mempunyai beberapa keunggulan seperti dapat menyajikan fitur audio dan video secara bersama-sama yang mampu menghadirkan kejadian, peristiwa, atau khayalan sehingga tidak aneh apabila televisi lebih unggul daripada radio dan media cetak yang hanya bisa menampilkan satu fitur. Keunggulan itu ditambah dengan banyaknya televisi di
Iklan merupakan suatu aktivitas marketing yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperkenalkan dan menjual produk kepada konsumen, dan televisi merupakan media favorit untuk para pengiklan karena televisi merupakan media yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat
Untuk mengukur kepopuleran suatu acara di masyarakat maka suatu badan riset yaitu AGB Nielsen Media Research mempunyai suatu standard yang disebut rating. Semakin tinggi nilai suatu program maka semakin banyak pemirsa yang menonton acara tersebut. Para pengiklan juga cenderung berpatokan pada rating dalam memasang iklannya, sehingga stasiun televisi berlomba-lomba membuat program yang mempunyai Celakanya program-program dengan rating tinggi kebanyakan acara-acara bersifat hiburan semata dan seringkali merusak moral masyarakat. Disinilah lingkaran setan tentang tayangan-tayangan yang merusak moral dan tidak mendidik masyarakat muncul. Padahal menurut sebuah penelitian penduduk
Salah satu acara televisi yang banyak dikategorikan oleh para pengamat merusak moral dan tidak mendidik adalah infotainment. Infotainment berasal dari gabungan dua kata yaitu informasi dan entertainment, sehingga infotainment merupakan kombinasi dari berita kejadian saat ini dan berita yang menghibur atau menarik.
Program Infotainment pertama kali dipopulerkan oleh Ilham Bintang melalui Bulletin Sinetron di TVRI pada 1994, yang kemudian melahirkan Cek and Ricek, Hallo Selebrity, dan Croscek di sejumlah televisi swasta, kini infotainment menjadi salah satu tayangan yang menjamur di hampir semua televisi.
Infotainment sendiri merupakan berita-berita tentang selebritis kita, sehingga semakin banyak berita tentang artis bersangkutan maka akan semakin terkenal artis tersebut di dalam masyarakat. Banyak artis juga yang mengeluh tentang infotainment karena infotainment dinilai telah memasuki wilaiyah privat mereka, masih ingat kejadian ketika Parto yang biasanya tampil kocak dan konyol sampai harus menembakkan peluru katret ke udara untuk mengusir para wartawan infotainment? Infotainment juga seringkali mempermudah perceraian para artis, berita-berita yang provokatif membuat pihak-pihak yang bersengketa semakin panas.
Banyak yang mengeluh, banyak juga artis yang menggantungkan karirnya kepada infotainment. Seringkali artis-artis yang mulai tenggelam namanya di masyarakat akan membuat sensasi sehingga berita tentang artis bersangkutan akan diliput oleh infotainment. Akan tetapi di dalam infotainment pemirsa kita disuguhi tayangan-tayangan rahasia pribadi para selebriti kita, mulai dari
Infotainment juga cenderung mempopulerkan kebiasaan bergunjing atau bergosip di masyarakat, masyarakat akan melihat bahwa menceritakan sesuatu hal yang jelek diperbolehkan. Tak ketinggalan pula,ramalan-ramalan para paranormal yang ikut meramaikan layar kaca. Bahkan ada beberapa stasiun televisi yang secara khusus meminta komentar mereka,tentang masa depan artis a dan artis b. Masyarakat yang tidak terlalu baik pengetahuan agamanya akan ikut-ikutan meminta saran kepada paranormal, padahal hal ini jelas-jelas dilarang oleh agama. Sungguh suatu ironi, di mana praktek-praktek jurnalistik menggunakan paranormal sebagai narasumber.
Namun yang paling fenomenal yang tak sempat terpikirkan oleh mungkin siapapun juga, adalah pengaruh infotainment itu terhadap perilaku kalangan rumah tangga, yang memang menjadi sasaran infotainment.
Bahkan yang lebih parah lagi, televisi,melalui tayangan infotainment, sudah membiasakan diri,untuk tidak melakukan kehati-hatian dalam pengungkapan bahasa-bahasa santun. Di tayangan infotainment yang kita tonton setiap pagi,siang,sore dan malam hari, anak-anak kita sudah sangat terlalu biasa dengan kata-kata “kondom basah”, “Penipu”, “sodomi “, hingga “guna-guna”. Dari hal seperti inilah akan terjadi degradasi moral di dalam masyarakat kita. Buruknya nilai infotainment juga diamini oleh AA Gym , dalam salah satu ceramahnya, dai asal
Menurut Tempo Interaktif 27 Mei 2008 menyebutkan bahwa infotainment masih menjadi tayangan televisi pilihn masyarakat dibandingkan berita. Rata-rata pemirsa infotainment pada Januari-Maret 2008 sebanyak 533 ribu tiap hari, sedangkan berita hanya 285 ribu. Padahal jam tayang program berita lebih banyak ketimbang infotainment. Rata-rata jam tayang infotainment di 11 stasiun televisi 11 jam per hari sedangkan program berita bisa mencapai 29 jam per hari. Dari data tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa masyarakat
Tidak bisa dipungkiri jika manusia selalu membutuhkan hiburan atau sesuatu yang dapat memberikan kesenangan kepadanya apalagi di dalam kesibukan dan masalah hidup sehari-hari, sehinga masyarakat Indonesia cenderung mencari program-program yang menghibur, mungkin mereka lebih terhibur apabila menonton infotainment daripada menonton berita. Akan tetapi kita juga bisa melihat bahwa masyarakat
Berangkat dari kenyataan di atas apa yang bisa kita lakukan dalam mengurangi efek negative infotainment. Langkah-langkah ini harus diikuti oleh semua pihak baik dari pembuat infotainment, pihak pengiklan, media televisi dan masyarakat sendiri. Pembuat infotainment harus memilah dengan moral dan etika, berita seperti apa yang bisa ditayangkan atau tidak. Media televisi sebagai pihak yang menayangkan infotainment harus memperketat aturan-aturan pembuatan infotainment, harus dipikirkan format atau cara apa yang paling/lebih sedikit memberikan efek buruk kepada masyarakat.
Thursday, October 9, 2008
Istilah-istilah Umum Media I
Agency-of-Record (AOR) Tanggung jawab agensi untuk media placement dan billing untuk berbagai macam brand advertiser yang menggunakan lebih dari satu agensi
Agency commission Diskon dari harga normal yang ditawarkan oleh media untuk agensi periklanan. Biasanya semakin besar billing yang dipunyai agensi terhadap media semakin besar diskon yang diberikan. Harga dan diskon adalah gross sedangkan harga tanpa diskon adalah nett
Aided Awareness Persentase dari kesadaran pemirsa terhadap sebuah brand atau pesan advertising yang dilakukan baik dengan cara visual atau audio
Audience Composition Analisis pemirsa dalam istilah bagian grup yang dipilih berdasarkan demografi, gaya hidup dsb., biasanya ditulis dalam %.
Back-Lit Poster Sebuah iklan yang bercahaya mengandung grafik advertising yang dicetak di atas materi polyvinyl yang tembus cahaya.
Billboard (Out-of-Home) Panel/poster di area publik, idealnya di area yang .
Blocking chart Presentasi grafik dari aktivitas advertising yang direncanakan dalam kalender.Brand Development Index (BDI) Kecenderungan pasar untuk menggunakan brand tertentu, dibandingkan dengan populasi secara umum; dihitung dengan membagi persentase penjualan produk dengan persentase populasi.
Budget Control Report (BCR) Dokumen bulanan, 4 bulanan atau tahunan yang merinci aktual vs proyeksi pengeluaran.
Buy Request Sebuah formulir yang menguraikan persyaratan khusus ( grup sasaran, flight dates dsb) dari sebuah campaign yang harus dibeli.
Continuity Advertising dengan satu tema dalam satuan waktu tanpa interupsi.
Contra Waktu komersial atau ruang yang dibutuhkan dalam pertukaran untuk barang atau jasa (dikenal juga dengan sistem barter).
Control Market (Control Cell) Market yang dipilih untuk dibandingkan dengan market yang diuji. Parameter marketing dibiarkan konstan dalam control ,market dan bervariasi dalam market yang diuji; kemudian hasilnya dibandingkan.
Convergence Proses merger perusahaan media.
Cost Per Rating (CPR) Biaya pengiriman pesan terhadap 1% dari sasaran grup yang telah ditentukan.
Cost per thousand (CPM) Biaya untuk mengirimkan pesan terhadap 1000 .
Cumulative audience (Cume) Jumlah total rumah/pemirsa yang dijangkau oleh jadwal iklan/program dalam satuan waktu.
Cumulative reach Persentase sasaran yang dijangkau oleh advertising dalam periode waktu yang telah ditentukan.
Decay Penurunan dalam top-of-mind awareness sebagai hasil dari periode hiatus.
Demographics Deskripsi pemirsa berdasarkan umur, jenis kelamin, pendidikan dll.
Duplication Ketika dua media berbeda mempunyai pemirsa yang sama.
Effective frequency Eksposur terhadap sebuah pesan advertising yang diperlukan untuk mencapai komunikasi yang efektif. Secara umum dilukiskan dengan kisaran bawah apabila eksposur-nya tidak cukup dan atas apabila eksposur diperkirakan terbuang percuma.
Effective Reach Persentase dari target yang dicapai pada level "frekwensi efektif".
Efficiency Keefektifan biaya berdasrkan CPMs/CPRS.
Estimate Perhitungan kemungkinan harga untuk produksi atau eksekusi media klien.
Exposure Kontak fisik seseorang (visual/audio) dengan medium atau pesan advertising.
Flighting Gelombang periode advertising, dipisahkan oleh ketidakaktifan total periode (berlawanan dengan continuous advertising).
Fragmentation Berkurangnya pemirsa dikarenakan semakin banyaknya pilihan media.
Frequency Jumlah berapa kali sebuah pesan advertising terekspos oleh target pemirsa.
Frequency distribution Frekwensi rata-rata yang dipecah untuk mengindikasikan persentase pemirsa yang telah terekspos terhadap pesan satu kali, dua kali. dsb.
Gross Rating Points (GRPs)Total rating dari jadwal advertising dari grup sasaran. GRP = Reach x Frequency.
Heavy-up Peningkatan media weight dalam jangka pendek.
Hiatus Periode waktu antara advertising flights.
Impressions/Messages Jumlah total dari kesempatan iklan atau jadwal iklan, dikalikan dengan total pemirsa target potensial yang terekspos dalam setiap kesempatan. Media Plan impressions biasanya mengacu pada gross impression.
Market Development Index (MDI) Kecenderungan pasar untuk menggunkan kategori produk; dihitung dengan membagi persentase penjualan kategori produk dengan persentase populasi.
Media habits Kecenderungan grup sasaran terekspos terhadap media tertentu lebih besar/sering dibandingkan media lainnya.
Medium Segala macam alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan advertising kepada publik. Segment individual di dalam media adalah vehicle.
Optimization Sebuah proses penambahan elemen media untuk mencapai hasil maksimum dalam setiap tahapnya.
Out-of-Home Istilah untuk media yang memberikan pengaruh terhadap pemirsanya di luar rumah. contoh: poster, baliho, TV reklame dll.
Penetration Persentase market yang dapat dijangkau oleh medium atau individual media
Post-Buy analysis Sebuah analisis dari actual media deliveries yang dihitung setelah spot spesifik atau jadwal advertising telah berlangsung.
Pre-Buy analysis Sebuah laporan dari perkiraan pencapaian dari spot siaran media atau jadwal pembelian.
Psychographics Deskripsi psikologis gaya hidup.